Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa Itu New Normal? Serta Tata Cara Menerapkan New Normal Yang Benar

Apa Itu New Normal Serta Tata Cara Menerapkan New Normal Yang Benar - Semenjak keputusan presiden mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilakukan, perubahan sosial sangat berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat saat ini. Covid-19 dinyatakan sebagai pandemic yang sangat berpengaruh terhadap stigma dan ketakutan.

Apa Itu New Normal Serta Tata Cara Menerapkan New Normal Yang Benar
Dampak terbesar yang diakibatkan oleh PSBB adalah mengenai laju ekonomi yang kian memburuk, walaupun ini sudah diprediksi jauh-jauh hari sebelum diputuskannya PSBB di Indonesia.

Walaupun begitu, masih banyak dari masyarakat kita yang belum menyadari akan pentingnya karantina mandiri untuk menekan penyebaran virus. Contoh klasiknya adalah mall, pasar, dan tempat kerumunan lain, tempat tersebut ternyata masih laris didatangi orang-orang. Sebab itulah tempat-tempat tersebut disinyalir menjadi penyebaran covid secara aktif.

Melihat kejadian ini, kemudian presiden mulai mengenalkan New Normal sebagai salah satu upaya untuk berdamai dengan covid-19. Berdamai? Ok, mungkin konotasi berdamai ini merujuk pada pengertian untuk menyerah, namun berdamai yang dimaksud adalah mengenai cara hidup berdampingan dengan aman.

Kita memang tidak bisa mengelak untuk menghindari wabah ini, kita harus menghadapinya. Sebab itulah mengapa New Normal menjadi jawaban yang masuk akal.

Apa Itu New Normal?

Kenormalan baru merupakan istilah yang merujuk pada kebiasaan baru masyarakat terhadap sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak baik menjadi lebih baik. Cara ini dilakukan untuk mengimplementasikan pola hidup sehat dan bisa beradaptasi pada perubahan perilaku baru.

Bagaimana Cara Penerapan New Normal?

Kita memang disarankan untuk #tetapdirumahsaja, penting untuk menjaga diri dari kerumunan. Bisa saja kita membawa virus yang bisa menularkannya kepada orang lain dengan imun yang rendah.

Berikut merupakan tata cara penerapan new normal yang baik dan benar.
  • Selalu gunakan masker saat keluar rumah. Masker ini menjadi "gear" wajib yang harus kamu bawa ketika berpergian. Dimana banyak kemungkinan yang bisa terjadi ketika keluar rumah. Bertemu orang lain, bersalaman, mengkonsumsi makanan diluar, dan segala kemungkinan yang terjadi. Selalu gunakan masker dengan benar, pastikan masker menutupi hidung, mulut hingga dagu. Jika masker kain, kamu bisa mencuci ulang dan dapat digunakan kembali. Namun jika kamu menggunakan masker sintetis, gunakan hanya satu kali pakai, setelah itu buang ditempat yang benar.
  • Jangan sering menyentuh hidung, mulut, mata, dan bagian tubuh yang mudah sekali dimasukki oleh virus dan kuman. Hindari juga memegang sesuatu yang sering dipegang oleh orang-orang. Seperti gagang pintu, meja, uang, dan sebagainya. Biasanya ditempat-tempat keramaian sering menyediakan tempat untuk membasuh tangan, jadi biasakan untuk membasuh tangan sebelum dan sesudah menyentuh barang-barang tersebut.
  • Selalu membawa Hand Sanitizer. Kamu bisa membawa hand sanitizer dengan kemasan yang kecil dan compact sehingga bisa kamu bawa kemana saja. Ini penting ketika kamu tidak menemukan tempat membasuh tangan. Sehingga kebersihan tangan kamu tetap terjaga.
  • Jaga Jarak ketika bertemu orang lain. Menjaga jarak aman sejauh 1 meter dari orang lain juga penting kamu lakukan. Ini membantu kamu untuk terhindar dari penyebaran virus yang bisa saja dibawa orang lain yang sedang terjangkit. Hal ini sudah diaplikasikan disemua tempat perbelanjaan, tempat ibadah, dan restoran. Jadi, pastikan kamu mentaatinya.
Itulah tata cara new normal yang bisa kamu lakukan, selalu jaga kesehatan dan kebersihan. Kita bisa kuat dan terus jalin hubungan sosial dengan baik. Jangan jadikan pandemic ini sebagai alasan untuk saling menjauh dalam hal sosial. Raga kita memang jauh, namun solidaritas harus tetap terjalin.

Kamu juga bisa update informasi mengenai Covid-19 dilaman berita, baik televisi, maupun berita cetak dan online.
M Lukmantoro
M Lukmantoro Blogger Tampan Dari Ujung Timur Pulau Jawa

Post a Comment for "Apa Itu New Normal? Serta Tata Cara Menerapkan New Normal Yang Benar"