Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mengatur Psikologi Trading Untuk Pemula

Cara Mengatur Psikologi Trading Untuk Pemula - Apakah anda seorang trader yang sudah berkecimpung lama di dunia perdagangan valuta asing, atau bahkan baru terjun di dunia trading ini? Jika anda adalah salah satu dari type tersebut, maka perkenalkanlah Psikologi Trading.

Cara Mengatur Psikologi Trading Untuk Pemula
Menurut Wikipedia, Psikologi adalah sebuah perilaku, fungsi mental, dan proses mental manusia melalui prosedur ilmiah. Psikologi ini sangat penting kita atur sehingga setiap perilaku kita akan lebih mudah untuk kuasai.

Sebagai contoh, anda mendapatkan sebuah musibah (semoga saja tidak terjadi) kemudian dari musibah itu membuat anda menjadi kacau dan tak menggunakan akal sehat lagi, maka hasil yang anda dapatkan justru akan lebih mengacaukan lagi.

Beda halnya ketika anda dapat memanage psikologi anda dengan baik, maka mental dan perilaku anda akan lebih positive lagi sehingga sebuah permasalahan atau bahkan musibah sekalipun dapat anda atasi dengan baik.

Sama halnya dengan trading, anda harus senantiasa menjaga ilmu jiwa anda dengan baik. Ketika mengalami lose ketika berdagang, anda harus pandai menjaga psikologi ini tetap pada jalur yang benar.

Untuk memudahkan anda untuk memahaminya, berikut ini saya akan memberikan list:

1. Saldo Sangat Berharga

Hal pertama yang harus anda fahami adalah saldo yang anda miliki sangatlah berharga. Ketika anda melakukan deposit pada sebuah broker atau merchant trading, hal penting yang harus anda tanamkan dalam fikiran anda adalah "Saya sadar saya akan kehilangan saldo ini, saya juga sadar saya dapat melipat gandakan profit saya".

Hal tersebut akan bermanfaat sekali ketika anda terjadi lose, maka saat kehilangan semua saldo yang anda miliki maka tidak akan merasa sangat kecewa. Karena dari awal anda sudah menanamkan fikiran bahwa anda siap kehilangan saldo.

Misal, anda melakukan deposit sebesar Rp. 200.000 maka anda juga harus siap kehilangan saldo sebesar 200rb tersebut.

Walaupun begitu, tidak serta-merta anda harus gegabah dalam melakukan trading.

2. Tentukan Target Profit

Hal yang selanjutnya anda lakukan adalah menentukan target profit yang anda dapatkan. Misalkan anda membuat target profit sebesar Rp.50.000, maka ketika anda mendapatkan profit segitu silahkan berhenti trading untuk sesaat.

Karena banyak banget trader pemula (seperti saya) terlalu nafsu untuk mendapatkan profit yang lebih besar lagi. Ketika hal itu terjadi, ketika anda mengalami lose maka psikologi anda akan kacau dan justru akan lebih kacau dalam melakukan trading.

3. Tentukan Target Lose

Selain menentukan target profit, anda harus memiliki target lose atau kekalahan. Target kekalahan untuk pemula biasanya mengalami 2x kekalahan dalam trading. Jadi ketika hari ini anda sudah lose 2 kali, maka sebaiknya hentikan trading untuk sesaat.

Seperti halnya menentukan target kemenangan, biasanya trader pemula akan merasa dicurangi ketika kalah dan kemudian terus melakukan trading bermaksud untuk mengembalikan saldo awal, namun "Tidak Semudah Itu Ferguso". Karena percayalah ketika anda sudah pada titik ini, maka trading anda akan semakin kacau sekacaunya.

4. Bayangkan Profit dan Kerugian

Selanjutnya adalah ketika trading bayangkan bahwa strategi yang anda miliki akan memberikan anda profit atau keuntungan untuk anda. Begitu juga anda harus membayangkan kerugian ketika anda melakukan trading secara ceroboh tanpa berpedoman pada strategi.

Karena ketika anda mengalami kerugian, anda tidak akan dapat mengembalikan saldo awal dengan cepat. Karena setiap trader pemula, ketika mengalami kerugian, maka dia akan terus melakukan trading dengan membabi buta. Dan pada akhirnya akan menambah jumlah kekalahan anda. Sebab itulah, penting sekali anda mengantisipasi kerugian yang akan terjadi.

5. Ingatlah Saldo Anda Adalah Uang Nyata

Ketika awal trading, biasanya kita akan diberikan akun demo sebagai tempat pembelajaran kita sebelum terjun ke pasar sesungguhnya. Dari akun latihan tersebut tentu anda akan merasa bahwa uang tersebut tidaklah berarti dan tidak memberikan efek apapun pada keuangan anda.

Namun, justru hal terbaik untuk pembelajaran awal adalah anda bayangkan saldo tersebut adalah uang anda. Sehingga dari sana anda akan lebih berhati-hati dalam berdagang.

6. Disiplin dan Jangan Berhenti Belajar

Ketika anda sudah tau cara mengatur psikologi diatas, hal selanjutnya yang harus lakukan adalah mengaplikasikannya didalam system berdagang anda. Disiplin adalah hal wajib ketika mengatur psikologi.

Selain disiplin, anda juga harus terus belajar tentang strategi-strategi yang menurut anda sangat cocok untuk gaya dan trading anda. Usahakan ketika anda sudah menemukan methode yang tepat, jangan menggunakan banyak strategi sekaligus.

Ketika anda sudah menemukan 1 strategi terbaik, maka disiplinlah untuk menggunakan strategi tersebut, misal mengenai momment-momment terbaik, anda harus memahami apa saja yang memberikan tingkat keberhasilan dari sebuah momment tersebut terjadi.

Misalnya, ketika terjadi reversal biasanya ada candle dengan salah satu warna kemudian diikuti oleh candle warna lain, serta sudah menyentuh resistance maupun support, anda bisa memilih OP pembalikan trend.

Disiplinlah pada strategi terbaik anda. Jangan tergoda dengan strategi-strategi baru yang ada, karena justru hal tersebut akan membuat anda tidak fokus dalam melakukan trading.

OK. Mungkin hanya sampai disini saja pertemuan kita kali ini tentang Cara Mengatur Psikologi Trading Untuk Pemula. Jangan lupa untuk membagikan postingan ini pada orang-orang terdekat anda melalui media sosial yang anda miliki.
M Lukmantoro
M Lukmantoro Blogger Tampan Dari Ujung Timur Pulau Jawa

Post a Comment for "Cara Mengatur Psikologi Trading Untuk Pemula"