Curhatan Kesalahan Parah Memulai Blogging

Curhat - Ketika seseorang memberi tahu orang-orang tentang penghasilan besar yang dia terbitkan di media sosial atau mengumumkan dengan tegas bahwa blogging yang dia lakukan adalah untuk mencari nafkah, mereka yang mendengar atau memperhatikan pasti akan memutar mata dan kepala mereka. "Wow, Itu pasti sangat mudah," kata mereka. "Kamu duduk seharian saja bisa mendapat gaji di internet sepanjang hari hanya dengan menulis".

Saat itulah Anda ikut memutar mata Anda. Melihat banyaknya orang cepat menganggap blogging sebagai pekerjaan tanpa otak, hehe. Saya pernah berada di dalam cara berfikir mereka, mengaggap ini semua akan begitu mudah, tapi ketika saya benar-benar duduk untuk menulis beberapa posting pertama saya, saya katakan "Ini jauh lebih sulit daripada yang saya pikir, ini seperti orang yang memulai pekerjaan baru, seperti rekan kerja yang mengacaukan segalanya".

Tak apa, itu terjadi pada hampir semua blogger baru, termasuk saya dulu. Untungnya, cukup mudah untuk menghindari rintangan ini jika Anda menghindari kesalahan-kesalahan seorang blogger pemula. Berikut ini adalah aib umum yang paling banyak saya lakukan, semoga tidak akan pernah diikuti jika ada blogger yang baru akan memulai dan menemukan artikel ini.


1. Ide Datang Secara Acak, Tidak Konsisten Dengan Topik Dan Menulis Tidak Dengan Cara Saya Sendiri


Curhatan Kesalahan Parah Memulai Blogging

Ya, inilah kesalahan pertama saya, padahal posting blog harus melayani tujuan masa depan blog itu sendiri. Alasan untuk menulis dalam blog adalah mengembangkan keahlian menulis pengalaman untuk diangkat menjadi sebuah artikel, jadi semua ide posting blog harus membantu melayani sasaran pertumbuhan blog tersebut. Postingan harus bisa memecah masalah, informasi yang tersampaikan dan menjawab pertanyaan.


2. Tulisan Saya Terlalu Kaku, Ingin Terlihat Elegan Tetapi Terbaca Norak


Curhatan Kesalahan Parah Memulai Blogging

Menulis posting blog jauh berbeda dari menulis makalah. Tetapi ketika blogger pertama kali memulai, mereka biasanya hanya memiliki pengalaman dengan penulisan makalah. Gaya penulisan dari makalah bukan gaya penulisan yang disukai seorang pembaca, karena dari judul hingga penutup terpaku oleh irama yang sudah ada sejak zaman kemerdekaan.

Jujur saja, sebagian besar orang yang melihat postingan kita tidak akan membaca semuanya. Jika ingin membuat mereka tertarik, kita harus memaksa mereka untuk terus membaca dengan menulis dalam gaya yang mudah dibaca.

Solusinya tentu saja menulis seperti sedang berbicara, berbicara di sini bukan berbicara sendiri, tetapi seperti mengajak berkomunikasi. Tidak apa-apa jika harus lebih banyak berbicara dalam tulisan, toh pada kenyataannya, kita yang nanti akan mendorongnya. Semakin mudah dan terbiasa menulis seperti berbicara, semakin banyak orang akan senang membacanya.

Orang ingin merasa seperti mereka berbisnis dengan orang sungguhan, bukan dengan tulisan. Jadi, nulis ya selow aja. Lempar dalam kontraksi, buat satu atau dua ajakan. Begitulah cara orang berbicara, dan itulah yang membuat orang suka membaca.


3. Saya Pernah Terlalu Percaya Diri Orang-orang Akan Peduli Dengan Saya Sebagai Penulis


Curhatan Kesalahan Parah Memulai Blogging

Kedengarannya sih sombong dan menyedihkan, tetapi itu adalah kebenaran. Ketika orang pertama kali memulai blogging, mereka berpikir bahwa pemirsa mereka akan tertarik pada cerita dan minat mereka, tetapi bukan itu masalahnya. Tidak ada ketukan terhadap mereka sebagai pribadi, hanya saja ketika kita sebagai pemula, tidak ada yang tertarik pada kita dan pengalaman kita. Orang-orang lebih peduli tentang apa yang bisa kita ajarkan kepada mereka.

Solusinya adalah mencoba menunjukkan kepribadian, Tapi tidak dengan langsung mengatakan itu. Meskipun orang-orang tidak benar-benar peduli bahwa kita yang menulis, kita dapat memasukkan bagian-bagian kepribadian dalam tulisan untuk membuat mereka merasa lebih nyaman dengan kita. Bagaimana cara melakukannya sepenuhnya terserah pada diri kita. Banyak orang suka lelucon, beberapa suka membuat referensi, dan beberapa orang yang lain memiliki cara dengan deskripsi yang jelas.

Untuk menanamkan kepribadian ke dalam tulisan Anda sendiri, cobalah mencari cara untuk berhubungan dengan pembaca Anda tentang topik yang Anda tulis, kemudian tulis seolah-olah Anda bergaul dengan mereka dan mengobrol tentang hal itu. Buat nada Anda menjadi pribadi, mudah didekati, dan menarik, sama seperti Anda melakukan percakapan sambil bertatap muka.


4. Kesalahan Selanjutnya Adalah Copy Paste Artikel


Curhatan Kesalahan Parah Memulai Blogging

Saya yakin ada ribuan blogger yang memulai dengan melakukan copy paste artikel, meskipun diberi sentuhan tambahan yang hasil akhirnya adalah menulis ulang atau rewrite. Untungnya saya segera tersadarkan untuk tidak menyalin artikel orang lain, selain dosa ini juga tidak berkah. Parahnya lagi jika yang kita salin adalah artikel hasil menyalin juga, duh menyedihkan.

Tapi, saya belum tersadarkan untuk berhenti membahas topik ini itu meskipun takut terjebak keluhan yang mengharuskan penyelesaian, karena apa yang saya kuasai belum sepenuhnya saya kuasai, tapi semangat untuk mencari referensi, membaca dan terus menulis jadi modal saya bertahan dengan keramaian topik yang saya bawakan, yang paling penting adalah tanggung jawab sebagai penulis bukan hanya tentang pertanyaan yang terjawab, tapi bagaimana membuat hal itu menjadi sesuatu yang orang pun ingin melihatnya sebagai diri mereka yang bertemu dengan Anda.

Saya sendiri tidak mengandalkan hobi yang saya sukai, tapi saya teruskan membaca untuk mendapat referensi sampai akhirnya dapat berbagi sebagai pribadi yang lebih baik. Karena ada begitu banyak detail dan nuansa dalam topik blog campuran, sangat sulit untuk melakukan pekerjaan yang baik dengan menjawabnya.

Semoga terhibur...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

  1. Legaaa rasanya ..., aku bukan termasuk type yang disebutkan di point nomor 2 :

    " Jujur saja, sebagian besar orang yang melihat postingan kita tidak akan membaca semuanya ".

    Buatku, mengomentari suatu artikel harus sesuai dengan isi apa yang tertulis di artikel, ngga berani asal berkomentar.
    Selain takut menyinggung perasaan si penulis, juga tak sesuai konten yang dijelaskan di artikel.
    Jadi, setiap artikel yang akan kukomentari, kubaca sampai detil sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali mas, saya masih sering bertemu komentar sudah dibahas kmbali ditanyakan, hehe

      Delete
  2. Bagussss artikelnya mas indra. nomor 4 paling dihindari tuh kalau mau jadi blogger yang orisinil, kecuali cuma ngejar kuantitas. hm

    ReplyDelete
  3. Nulis sambil melibatkan pembaca agar ga bosen ini pr banget buat aku hihi... cz masih terpengaruh gaya kaku dari zaman kemerdekaan haha... Makasih lho sharing-nya inspiratif. Smg kita dan tulisan kita terus menjadi lebih baik ya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sya mlah blom nemuin tulisan kaku di artikel mbk rina, mksh jg ya sdh mampir ehe

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel