Seringnya Terjadi Kegagalan Bisnis Online

Keberhasilan Bisnis Online yang saat ini ramai terlihat kesuksesanya bukan dari owner, tapi dari sepenggal artikel motivasi bisnis saja, hehe...

Faktanya banyak sekali anak muda yang langsung terjun bebas kedalam bisnis online tanpa tali dan alat pengaman lainya. Saya coba menulis artikel ini bukan untuk menyinggung yang gagal, tapi untuk memberikan sedikit gambaran kepada pemula sebelum semuanya hancur sia - sia.

Kegagalan?- Banyak faktor yang mendukung munculnya kegagalan salah satunya karena kurangnya komitmen, dan hanya ikut - ikutan. Banyak yang berbicara tentang seberapa besar dan keseriusan ingin memulai bisnis sendiri dengan keluarga atau teman, tapi justru tidak pernah benar-benar berkomitmen untuk memulai. Sebagian lagi ada yang terus menunggu 'waktu yang tepat' atau terus 'memikirkannya' tanpa pernah memulai.

Perencanaan yang buruk- Anda akhirnya memang akan memulai, tapi tidak merencanakannya dengan cukup baik untuk implikasi finansial, emosional, mental dan fisik. Anda tidak cukup hanya menabung, tidak cukup hanya melakukan penelitian. Akibatnya, Anda kehabisan uang dan ide dengan sangat cepat tanpa rencana bagaimana membuat diri Anda kembali ke jalur semula. Nah ini dia, sebisa mungkin perencanaan harus diperbaiki, mengantisipasi "kehancuran" agar dapat cepat kembali ke tahap awal.

Media sosial jadi korban - Mereka yang gagal mencoba untuk mengembangkan pengikut  di Facebook dan Instagram, namun bukannya bersikap "bijaksana dan ringkas", malah menghabiskan seluruh hari di sana untuk browsing tanpa tujuan.(Ini diambil dari pengalaman saya)

Mereka pasti tidak begitu tahu target klien, atau di mana menemukannya. Jadi, saat mereka membuat semuanya diatur dengan situs web baru, halaman Facebook atau Instagram, mereka akan benar-benar bingung mengapa pelanggan baru tidak kunjung "malah mengantri keluar dari pintu".

Karena nol dalam rencana bisnis kebanyakan dari mereka yang gagal pasti tidak memilikinya. Atau jika Anda melakukannya, Anda pasti menyelesaikannya tanpa gagasan nyata tentang bagaimana menghasilkan angka atau cara memukul target.

Ego - Mencoba melakukan semuanya sendiri, tanpa dukungan orang lain. Mereka memutuskan untuk tidak meminta bantuan profesional dan malah mencoba untuk mencari tahu semuanya sendiri. Pada akhirnya mereka takut, terbebani dan tersesat, dan frustrasi karena kurangnya hasil. Mereka menyadari ada jalan panjang di depan yang tidak mereka siapkan.

Sukses itu menghasilkan kesuksesan. Sampai di titik tersebut saya yakin masih banyak yang ketika penghasilan terus melonjak dari hari ke hari akhirnya tidak lagi termotivasi dan merasa terbebani ketika tidak lagi mendapatkan hasil yang sama.


Jadi apa yang dapat kita lakukan untuk menceraikan kegagalan?


1. Buat secara tegas keputusan untuk melakukannya dan berkomitmen untuk melakukannya

2. Siapkan rencana ke depan

3. Simpan uang sebanyak yang Anda bisa dan lakukan penelitian - survey

4. Terhubunglah dengan pebisnis lain dan mintalah saran mereka. Apa yang berhasil untuk mereka dan apa yang tidak mereka lakukan saat pertama kali memulai.

5. Konsisten yang sesuai bisnis Anda

6. Gunakan media sosial dengan penuh niat, jangan hanya menelusurinya tanpa tujuan

Setelah semua terpenuhi, selanjutnya pergilah ke sana, lakukan apa yang perlu Anda lakukan, lalu turun. Menggunakan media sosial memungkinkan Anda dituntut pada kreativitas dan kemajuan Anda sendiri, dan bukannya malah terganggu oleh apa yang orang lain lakukan.

Ya, begitulah seharusnya. Jangan buru - buru terjun, persiapkan semuanya secara matang, karena bisnis apapun selalu mudah menelan siapapun. Semoga bermanfaat...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel